sketsa-sketsa yang keras kepala

1/05/2006

kemarin

kemarin jadi ketemuan. hid sama aku datang dulu. omong-omong sebentar soal film. terus lan fang datang. terus cerita ini dan itu soal penulis-penulis kita. setep datang paling akhir. cerita dilanjutkan. terus kita mendengarkan pendapat lan fang soal tulisan-tulisan kita yang sempat dia baca.

dia tanya ke aku, kenapa plester di 'jane' itu ditempel padahal nggak ada apa-apanya? man, aku kaget juga sama pertanyaan itu. sebenarnya nggak kenapa-kenapa. iseng aja...hehehehe. tapi karena ditanya secara serius, aku merasa harus jawab dengan seserius mungkin. ya, karena jane itu lagi bermain-main sama si cowok, yang berambisi untuk menemukan kelemahan jane. waktu lihat plester yang nggak pernah dibuka itu, dia mikir pasti itu kelemahan jane. borok kek, tato kek, dst. ternyata nggak ada apa-apanya dan jane tetap menang. begitu maksudku.

pertanyaan lan fang itu baik sekali. dari pertanyaan itu aku jadi tahu bahwa pesanku masih kurang jelas. harus lebih banyak berlatih begitu. lan fang juga beri alternatif-alternatif yang baik.

pokoknya pertemuan kemaren funky dan bermanfaat gitu.

No comments:

Post a Comment