jika kaki kuayun kembali keluar, itu tanda harapan tak bertemu labuh. bayangkan, dalam satu hari, semangat dan serah berganti lebih dari empat ratus kali. di saat tanya, kita merasa perlu tubuh lain. namun, serentak hanyut jadi tawar, tepat sesudah kau sadar, bahwa tiga tetangga memusuhimu. tak ada harapan, selain seorang. jika doa itu sungguh perintah, aku ingin menemukan dua tangan: ya, siapapun, jadikan semua manusia, dan binatang, tentu, kawanku.
jika dewasa itu hanya berarti kesadaran bahwa di depan ada laut, aku ingin melompat dari wisuda ke pensiun. bila dan jika, bila dan jika, bila dan jika, apakah ada yang lain? mmmh. hanya bila dan jika kupegang, sampai datang masa, sajak hidup lebih dari laporan dan catatan-catatan tekuk jalan.
sketsa-sketsa yang keras kepala

No comments:
Post a Comment