sketsa-sketsa yang keras kepala

10/02/2006

tidurlah

tidurlah. sudah beberapa sabit kamu terus terjaga. sudah ratusan malam kamu terus melompat-lompat. terhentak-hentak. berdarah-darah? tak terhingga. hati yang harus menuruti tuannya...

pejamkan matamu, lemaskan bentukmu dan biarkan air membawamu entah ke mana. apakah yang lebih indah daripada ketidaktahuan di mana kita akan bangun esok pagi? di dadanya? di punggungnya? di dada dan di punggung yang lain?

kadang-kadang kita teralu lemah, bahkan untuk menyerah. kadang-kadang menyingkir adalah pilihan yang paling berani.

No comments:

Post a Comment