adalah judul sementara cerita yang tengah kucoba tulis. seperti biasa, tentang laki-laki dan perempuan...hehehe...apalagi yang lebih bangsat dari itu? seperti biasa, judulnya adalah nama si tokoh perempuan. seperti biasa, prototipe tokoh itu adalah orang-orang tercinta. seperti biasa, soal yang agak-agak psikologis gitu. seperti biasa, bagian awal dan terakhir sudah selesai, tapi bagian tengah masih kocar-kacir.
tapi yang menggembirakanku adalah aku tahu bahwa cerita ini akan selesai. aku sudah menemukan salah satu cara kerja otakku. sepanjang bagian akhir sudah terpikirkan, maka cerita itu pasti akan selesai. ya, seringkali aku tak tahu bagaimana mengakhiri sebuah cerita, sesuka apapun aku dalam merangkainya. maka ketika ada yang membantuku mengakhiri, aku harus mengucapkan terima kasih.
sketsa-sketsa yang keras kepala

No comments:
Post a Comment