pulang cukup larut hari ini. berjingkat-jingkat dengan ringan ke motorku. di mana keluhan-keluhan yang lalu? ingin tersenyum kepada jalan dan siapa saja dalam arusnya. sebuah truk tercangkul di jembatan layang. kemacetan menodongku ke kanan. bermanuver tanpa henti, menetapkan sedikit ruang antara roda ngeri dan tubuh empuk ini. mengkunyah-kunyah debu dan merangkai notasi klakson di telinga. ini gembira belum bertemu musababnya.
menambah kelebat bayangan di lanskap hitam. di depan sebuah pabrik kayu, terguyur ratusan wajah, kalian yang teruna, orang-orang tercinta, yang bergelantungan di angkasa, yang tak paham betul arti takut, yang gemar mencoba kesalahan, yang rela mendengarkanku, yang mau bertanya sampai membiru. bangun aku dalam katarsis yang tak pernah:
terima kasih, kawan, telah memberikanku pekerjaan terbaik di dunia :)
sketsa-sketsa yang keras kepala
5/20/2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment