pistol itu meledak juga, akhirnya. akhirnya. aku bingung bagaimana menggambarkan perasaanku sekarang. antara antara dan antara. terus terang, aku terganggu. aku malu untuk mengakui ini. namun kadang-kadang kejujuran membawa kita ke suatu titik baru.
aku pikir aku sudah terlalu lama menganggur. terlalu banyak refleksi. terlalu banyak berfikir. terlalu banyak pikiran. tapi kurang bekerja. dalam kesibukan yang luar biasa, kesedihan dan kegembiraan mungkin bisa diluruhkan.
untuk tahan sedih dan tahan gangguan hanya ada satu jalan: jadi robot!
sketsa-sketsa yang keras kepala

No comments:
Post a Comment