sketsa-sketsa yang keras kepala

10/12/2005

hari kedua

hari kedua jauh lebih baik dari hari pertama. aku bangun pagi dengan tubuh segar. masih belum ada yang bangun. ke kamar mandi. main air. kedinginan. kembali ke kamar. berpakaian. ke dapur. coba bikin kopi tapi nggak bisa pake mesinnya. akhirnya aku pilih milo saja. pergi ke luar dekat kandang anjing, minum milo. ngerokok. telpon orang optus minta mereka mengaktifkan nomor mobileku.

setelah itu aku berangkat sekolah. karena masih belum tahu bagaimana naik bus, aku pilih jalan lagi. tapi kali ini aku sudah nggak kesasar lagi. sampe sana masih pukul 08.00. masih satu jam lagi. aku pergi ke seven eleven dan beli coke. itulah saat pertama aku membelanjakan dolarku, yang sungguh sedikit. setelah itu duduk-duduk, ngerokok, dan minum coke. aku juga sms romo tetra ngajak ketemuan senin depan. beliaunya lagi di brisbane.

waktu masuk kelas masih belum ada orang. aku tinggal ke toilet. waktu balik sudah ada beberapa. aku ajak mereka kenalan. soalnya kemaren khan aku belum kenalan sama sekali gara-gara datang terlambat. semuanya baik. kemudian mulai pelajaran. semua schemataku tentang elt serasa bangkit dari tidur panjang. aku belajar banyak hal praktis hari ini. performanceku cukup lumayan. maklum, hanya aku satu-satunya yang pernah ngajar. hehehe....ironi sejarah. dulu di thailand hanya aku satu-satunya yang belum mengajar. tiba-tiba aku merasa tua.

aku punya calon kawan dekat. namanya joong il. kaya presiden korut, yach?! emang dia orang korea. tapi yang bagian selatan. oya, sampe lupa, seluruh penghuni kelasku orang korea kecuali dua orang saja. dua orang itu adalah satu anak jepang dan satu wong indo (aku). kembali ke joong il. joong il ini tampangnya kaya bintang film korea yang biasa kita saksikan tiap sore. tapi anaknya pemalu. lagaknya....hmm...kayak siapa ya....oooo kaya si johan gitaris kesasar itu...hehehe. bahasa inggrisnya juga lucu. aku akan laporkan lebih jauh tentang dia kalo lebih dekat nanti.

kemudian pulang. nggak kesasar. sudah mulai hafal. sampe kamar nyoba nyetel video, tapi nggak bisa. minta bantuan manuel. eh ternyata cuma perlu digebrak tutupnya...hehehe...pasti beli di bali tuh video. nonton nutty prof. hampir ketiduran terus dibangunin margie diajak makan malam. ada kawan-kawan keluarga itu datang. salah satunya mahasiswa sepertiku dari slovakia. namanya kalo nggak salah bachnya. menu makan malamnya barbeque khas australia. pitik'e guuedhe-gudheee, rek. rasanya okay. setelah itu nyoba ngerjain pr di kamar. sayup-sayup dengar mereka baca-baca sesuatu bergantian. ini mengingatkanku ke persekutuan keluarga gereja. tapi mereka putar kaset irama arabia.

ternyata benar. mereka tengah beribadah. dan kalian tahu apa agama mereka? sekte yehova. ini aku temukan setelah mereka selesai dan aku ikut bergabung lihat tv. aku tanya si margie buku apa yang mereka baru baca. dia bilang bible. tanpa aku tanya dia langsung bilang kami sekte yehova. apa kamu pernah dengar? aku jawab ya. ini juga populer di negaraku. dia tampak senang. aku senang juga karena merasa dapat kesempatan melihat bagaimana orang-orang sekte ini, yang selama ini dianggap miring, hidup.

tamu pulang. keadaan bertambah sepi. jen dan jes sudah masuk kamar lebih dulu. margie menyusul 15 menit kemudian. dan akhirnya manuel.

goodnight, dwi, katanya.

No comments:

Post a Comment