sketsa-sketsa yang keras kepala

8/30/2006

bantu aku, sus

kamu tahu, sus, aku tak pernah meminta apa-apa darimu. sudah 11 tahun kutinggalkan rumahmu yang bising seperti tempat lelang ikan. bahkan dalam kengerian yang paling merah aku tak pernah berpaling kembali.

kuhabiskan sebagian besar waktuku meragukan kamu dan sebagian kecilnya berterima kasih. aku tak pernah meminta namun kau selalu menyediakannya. apalagi yang harus kulakukan? semoga aku selalu bisu dalam permintaan namun bising dalam berterima kasih.

tapi kali ini aku harus membuka mulutku. bukan untuk aku. tapi untuk dia. peluk dia dalam keselamatan. aku yakin kamu akan menyukainya. kalian berdua mempunyai hal yang sama. paling tidak untukku.kau tahu ke mana larinya roti yang kaupecah-pecahkan itu? aku melihatnya nyalang di dadanya.

berkenalanlah dulu. kemudia jaga.

No comments:

Post a Comment