sketsa-sketsa yang keras kepala

5/22/2007

satu

Semesta adalah samudera materi yg tak terhingga dan terus bergerak. Jika kita mengurai diri, masing-masing dari kita tak ubahnya satu gelembung dlm samudera itu. Seperti gelembung, tak ada tubuh yang tetap. Materi penyusun tubuh terus berganti. Atom yang menyusun matamu malam ini bukan atom yg kemarin. Atom itu pernah dan akan menyusun hidungku, suatu waktu, tak terbilang berapa kali.

Dengan demikian tak ada tubuhku atau tubuhmu, kecuali dlm kata yg rapuh. Pribadi adalah ilusi. Demikian juga dengan keterpisahan. Apalagi jarak. Sudahkah kamu percaya, Joya, bahwa aku tak pernah jauh darimu? Bahwa aku selalu di sampingmu, di dalammu dan bahkan adalah kamu?

No comments:

Post a Comment