sketsa-sketsa yang keras kepala
9/24/2007
kereta api dan pohon bunga
seperti halnya trotsky, aku menyukai kereta api. ada perasaan nyaman dan aman yang belum bisa sepenuhnya kupahami. malam jum'at kemarin sebuah kereta api membawaku ke stasiun yang belum pernah kukunjungi. aku berjalan-jalan di sekitar stasiun asing itu dan tiba-tiba ingin mandi. kubuka ranselku dan tak kutemukan sabun mandi. aku berjalan lebih jauh dan terantuk pada sebuah gedung sekolah sederhana. di belakang sebuah kelas kutemukan beberapa jenis bunga, tapi warnanya hanya merah dan merah muda. atau paling tidak itu yang kepercayai sebab mataku tak begitu sempurna. bunga-bunga itu tumbuh di atas pohon-pohon besar. pemanjat yang buruk, kutarik saja dahannya yang paling bawah. pohon bunga itu mengikuti malu-malu. dengan rakus kuraih bunga-bunga yang kuanggap merah dan merah muda itu. terkumpul satu tangan penuh. kucari kamar mandi terdekat sampai kemudian aku tertunduk lesu.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment