sketsa-sketsa yang keras kepala

1/23/2008

chika: arus debu biru

ingin aku memutus peran ini dan mengurai diri ini menjadi satu dengannya. menjadi arus debu biru yang berkelok-kelok memanjat satu demi satu dahan angkasa malam. menikung menghindari bintang-bintang di depan. melaju secepat cahaya dan kedinginan. sementara itu, aku tak ingin kehilangan kesadaranku yang lama. aku tak ingin lupa. aku tak ingin terlahir kembali.

ingin aku dikalahkan sekalah-kalahnya, seperti masa cinta sekolah rendah. menjadi lupa diri. menjadi tak masuk akal. menjadi gusar. menjadi panik. menjadi budak karena pilihan. ingin aku rasakan kembali rasanya tergila-gila. tersenyum-senyum sendiri di kamar mandi. meratap di balik jendela yang kubuka tengah malam.

chika, jadilah sulit kembali. jadilah pertanyaan. jangan buat perjalanan ini terjawab. jangan biarkan aku mulai berfikir tentang arus debu biru.

No comments:

Post a Comment