sketsa-sketsa yang keras kepala

3/10/2008

mengurai anyaman pelangi

jika kau sudah terburai begini, tentu ada yang harus menghentikan dirinya. mungkin kotak-kotak bukti. mungkin berkas-berkas percaya. mungkin daftar pertanyaan itu sendiri. belum menggigit hitungan matari, pasti. beberapa sabbat, beberapa jumat, sebelum rehat menjadi masalah tersendiri. dan kau tahu betul...ini keniscayaan akan menjadi.

belum, aku belum menemukan rumus menghentikan keinginan. segagal usahaku mengenali dan memberi nama bagian-bagian dari susunan kenangan. tujuan demi tujuan dibuat, setekun pelaut dengan temalinya, tanpa alasan yang cukup mengerikan. manusia, aku, kesadaran, kehidupan ini, argh, adalah usaha-usaha abadi menggaruk wajah kebosanan.

dan semua tiba-tiba tampak jenaka. nyaris geram memahami...ini hati terlalu sederhana.

No comments:

Post a Comment