sketsa-sketsa yang keras kepala

4/18/2008

bahagia itu tak membosankan

kembali ke dunia yang tak pernah muncul atau dinubuatkan dalam alkitab. rumah menyambutku seperti adik kecil yang penuh tipuan menggemaskan. tiba-tiba aku sudah kehilangan huruf g di laptopku. seperti abang yang sabar, aku memberikan pengakuan atas kecerdikannya dengan berpura-pura gusar. dan hanya itu yang sesunguhnya dibutuhkan setiap orang yang bersiasat. betapa banyak gangguan yang selesai hanya dengan mengakui bahwa itu mengganggu.

tak lama kemudian huruf g sudah muncul kembali di medan acak-acak. jalannya masih tertatih-tatih, seperti korban penculikan yang terlalu lama disekap dalam kotak. ingin rasanya memberinya rehat, namun rencana tak boleh tak dibuat. sebenarnya aku lebih memilih tempo lambat. namun cita-cita tak pernah mau menunggu, layaknya pekerja dari daerah di hari sabtu.

untuk yang berrumah tangga di kepala, kukatakan kepadamu: tak ada yang salah dengan menjadi bahagia. jika detak adalah semacam tujuan hidupmu, kuyakinkan padamu bahwa tak ada yang lebih mendebarkan dari hidup dalam kebahagian. kau akan terus dihantui perasaan tak pantas dan bertanya-tanya kapan ini akan berlalu. dan mereka tentu saja akan membebaskanmu dari kebosanan yang membunuh.

untuk yang mengasah lelap: hafalkan detik-detik kau membuka baju.

1 comment:

  1. Anonymous8:52 pm

    halo mas salam kenal yah :)

    ReplyDelete