sudah hampir satu minggu tidak menjenguk ruang terapi ini. seperti biasa, rentetan tugas memukau perhatianku. kabar baik di belakang setiap kesibukan adalah aku tak sempat untuk berfikir macam-macam. setipis apapun, bakat alami untuk menjadikan kekosongan menjadi masalah masih menggelayut di kepalaku. cukup banyak yang terjadi, kupikirkan, kulakakukan dan ingin kebenturkan di sini. tak ada hubungan yang jelas antara satu dan lainnya kecuali bahwa kesemuanya bermuara pada benda di kepalaku.
di minggu ini aku memikirkan jay-z. bukan masalah lirik lagunya yang tambah hari tambah bejat itu. bukan juga masalah pacarnya yang...aduh...gimana gitu. tak ada hujan, tak ada angin, tiba-tiba aku teringat pada jawaban jay-z saat ditanya media apa yang dia ingin sampaikan ke r.(aden) kelly yang tengah berseteru dengannya. katanya: RELAX..., brah. sederhana sekali, tapi diucapkan dengan penuh iman. selaras dengan muka dan gerak badan. aku membayangkan alangkah senangnya jika aku bisa mengidap penyakit santai seserius jay-z.
di minggu ini aku membaca kembali anak semua bangsa dari pak pram. sudah lama sekali. kebetulan buku itu dipinjam mahasiswa dari sekitar satu tahun lalu untuk proposal skripsinya. kini dia menjadi mahasiswa bimbinganku. jum'at lalu dia mengembalikan kembali buku keramat itu. membaca kembali buku itu, aku baru menyadari bahwa yang membuatku menyukai karya pak pram adalah tebaran kalimat-kalimat altruistik di dalamnya. semakin tambah umur, semakin aku mampu menghargai altruisme. yang dulu kuanggap klise menjadi berarti. mungkin karena dulu belum kualami sendiri. apalagi altruisme pak pram tidak terlalu jamak-jamak sekali. penuh gelora juga. penuh api. halah.
di minggu ini aku mempersiapkan dua acara di jurusan. yang pertama adalah pembacaan puisi dan diskusi aan mansyur dan faisal kamandobat. acaranya sudah terlaksana dengan baik siang tadi. untuk ukuran petra, tentunya. senang sekali melihat mahasiswa semester 2 tertawa dan terpana mengikuti puisi yang dibacakan. demi semesta, ini mungkin pembacaan puisi pertama yang pernah mereka ikuti. aan rocks! faisal rules! sering berhubungan dengan insist, on/off, dan tanda baca ternyata. dunia yang sempit, bukan? yang kedua adalah acara talkshow tentang permintaan maaf perdana menteri oz kepada generasi yang hilang. yang ini akan dihelat jum'at besok. semoga baik-baik saja juga.
di minggu ini aku bermimpi tentang divina, "kawan luka sebaya" yang pertama dan terlama. setelah sekian lama, aku melihatnya kembali di ruang bebas tekanan. anehnya kakakku juga bermimpi tentangnya pada suatu siang. pengalaman membuatku menghargai kegaiban. atas nama segala sesuatu yang baik, mudah-mudahan tak terjadi sesuatu yang buruk dengannya dan keluarganya. tetap bekerja dan semakin bergembira, seperti jay-z.
di minggu ini aku menyempatkan diri menekuni kembali desain cita-cita tertinggiku: sekolah lagi. ada tawaran menarik dari salah seorang kawan. tawaran ini tampaknya lebih menjanjikan dibanding beasiswa yang sudah kukenal sebelumnya. jumlah pelamarnya tidak sebanyak yang lain. jenjangnya kemungkinan juga lebih sedikit. persyaratannya tidak semengerikan yang lain. kawanku itu juga punya posisi yang baik di organisasi pemberi beasiswa itu. masalahnya adalah nominalnya cukup riskan untuk negara yang ingin kutuju. kemungkinan hanya cukup untuk akomodasi dan makan. untuk tuition fee tidak mungkin cukup. tapi aku teringat pendapat seniorku bahwa yang penting sampai di sana dulu. nanti di sana banyak skema beasiswa dan relatif mudah mendapatkannya. bukan tidak mungkin aku akan menguji tingkat kenekatanku yan baru.
sketsa-sketsa yang keras kepala
4/09/2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

Eh, marilah kita berkarya bersama. Bagaimana? (Kirim e-mail, ok). Btw, good luck with the scholarship thingy. And keep me posted on P. Gaston's talk. I'm v. interested.
ReplyDeleteooo... pak dwi yang katanya aan sibuk mempersiapkan acara bedah bukunya si surabaya itu sampean ya mas... aan bilang terima kasih sekali ke sampean... btw, hebat ya sampean sudah jadi sekretaris jurusan... well, sukses dengan semuanya pak.
ReplyDelete