visitasi phk-i sudah selesai. cukup pesimis setelah mengikuti sesi pertemuan dengan task force. lebih pesimis lagi setelah dengar hasil pertemuan dengan dosen dan kajur. tapi jadi agak optimis lagi ketika mendengar wrap up mereka. kampus ini memang perencana yang miskin, namun eksekutor yang baik. tak heran kami selalu kedodoran di visitasi namun berjaya di sesi pertanggungjawaban. khas pedagang, darimana kebanyakan dari kami berasal. jalan dulu tak peduli seberapa payah rencanamu. nanti dibenahi sambil jalan. learning by doing gitu lah. berbeda dengan kampus negeri atau institusi pemerintah. jago dan pakar rencana. namun giliran eksekusi jadi korup hahaha. ya, tak perlu kutegaskan bahwa selalu ada pengecualian di sana-sini.
visitasi mama, kakak, dan kakak ipar ke thailand sudah berlalu juga. mereka resmi kembali ke pangkuan ibu pertiwi kemarin pagi. kesannya tak jauh beda dengan kupunyai. pemandangannya tak terlalu memukau namun makanan dan hiburannya bisa meruntuhkan pengendalian diri seorang biku. tak mampu tertawa lirih saat mama dengan polosnya menceritakan pengalamannya melihat tiger show. semuanya senang dengan kabaret alchazar. kakak iparku sampai beli vcdnya segala. papa yang kerap terpaku di bilik belakang panggung ludruk tentu akan menikmatinya juga. penggemar waria sedunia, bersatulah!
sketsa-sketsa yang keras kepala

No comments:
Post a Comment