sketsa-sketsa yang keras kepala

10/02/2008

hail dono & kartolo!

kadang-kadang aku suka bertanya kapankah bangsa ini bisa terbebas dari pesona trio warkop dki. hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, koq ya masih okay saja di urat ketawa kita. sudah puluhan lebaran dan natal, koq ya rasanya belum spiritual benar kalau tak bertemu mereka di tivi. begitu banyak hiburan baru lain di channel canggih, koq ya tega mengabaikan semua dan memilih channel kampungan yang biasa menayangkan film mereka.

tentu saja akan selalu ada orang serius yang berkata film warkop tak lucu. tentu saja akan selalu ada orang hebat yang berkata film mereka tak bermutu. tentu saja akan ada orang suci yang mengatakan film mereka hanya mengumbar nafsu (jadi kangen ke eva arnaz & sally marcellina nech hahaha). yach, gimana ya...mungkin kehidupan terlalu lama melukai mereka hahaha.

satu-satunya yang bisa menandingi pesona mereka di kepala kita yang kebetulan tinggal kawasan arek ya cuma ludruk sawunggaling. hmmm, ngga tahu ya? kartolo dan kawan-kawan itu loch. diputar tiap hari di sunatan, mantenan, radio, tape, komputer (terpujilah yang memindahkannya ke format mp3) koq ya masih bisa bikin kita ngakak-ngakan ngga berhenti. padahal ya sudah hafal luar kepala loch kalimat-kalimatnya.

aku meramalkan...halah...sebenarnya kita bisa melihat bersama bahwa kedua hiburan populer itu akan atau bahkan tengah menjadi karya klasik dunia kesenian indonesia dan jawa timur. sejarah akan berulang. yang populer namun diremehkan di zamannya akan menjadi karya klasik yang diadiluhungkan di zaman selanjutnya. wah, bagus lah pokoknya.

wong ndeso sedunia, bersatulah!

1 comment:

  1. Anonymous7:40 am

    nomer siji berangkat
    nomer loro berangkat
    nomer telu berangkat
    nomer papat...
    aku deweeeeeeeeeeeeee.....
    -tumpeng maut-

    ReplyDelete