sketsa-sketsa yang keras kepala

1/09/2007

wikend

aku tahu ini terdengar memalukan. aku tahu aku membuat banyak tindakan gugup dan bodoh. aku tahu aku tidak terlihat dingin, tenang dan percaya diri seperti yang kurencanakan. tapi aku juga tahu bahwa, setelah kesesakan hampir lebih dari setengah matahari, untuk pertama kalinya aku benar-benar merasa gembira.

dalam perjalanan pulang, kubuka kaca helmku. aku menyanyi-nyanyi. keras-keras. aku tak peduli berapa banyak pengendara yang menoleh, sebelum kemudian menyalipku sambil geleng-geleng kepala. kawan-kawan, sesama pejalan kehidupan, izinkan aku merasa cukup baik, meski itu hanya sepanjang surabaya-rumah.

siapa sangka kegembiraan menunggu di tempat terkutuk seperti karangmenjangan?

No comments:

Post a Comment