semua berjalan dengan baik. tentu ada keributan di sana-sini, mulai dari kamar tidur yang terlalu terbuka sampai kamar mandi yang terlalu sedikit. tapi, mungkin setiap dari kami telah paham bahwa di jurusan unik ini tak semua keributan berarti keributan. seringkali kami hanya tak bisa tak berkomentar setiap melihat sesuatu. ini adalah sejenis karunia khusus para bahasawan. sungguh tak ada kehendak sadar untuk menyerang atau menyakiti seseorang. demikian juga setiap dari kami mengerti bahwa tak semua masalah di antara kami harus ditanggapi, lebih-lebih dengan kepala panas. ada beberapa masalah yang akan menyelesaikan dirinya sendiri. yang utama adalah tahu membedakan satu dari yang lain.
sosialisasi, yang menjadi perhatianku sepanjang akhir pekan, berjalan dengan lancar. para bapak-ibu tak berkeberatan dengan 'gangguan kecil' ini. mereka rupanya sudah sempat mendengar dari salah seorang rekan yang mengikuti rapat fakultas. ini tentunya mempermudah pekerjaanku. tentang waktu, koordinator acara dan aku sepakat untuk mengambangkannya. kapan saja dipandang pas, aku akan masuk. itulah kenapa acara sosialisasi mundur satu hari dari yang kurencanakan.
di luar acara sosialisasi, kami benar-benar bersenang-senang. tidur, berbincang-bincang, menyanyi, jalan-jalan, memasak, memanggang, mengunyah, tidur lagi dan seterusnya. aku membantu koordinator acara untuk memandu beberapa permainan spontan. salah satunya adalah permainan tebak lagu. mirip-mirip berpacu dalam melodi begitu. cuma karena pengaruh genetik dan lingkungan, cara memanduku lebih mirip djaja miharja dibanding koes hendratmo. orkes siap? salah seorang kawan dosen sebaya membantu bermain organ sementara koordinator acara bertugas mencatat skor. kadang saat kawan dosen sebaya itu tak tahu bagaimana memainkan lagu yang ditanyakan, aku terpaksa harus mengeluarkan suara perungguku. kata beberapa peserta senandungku tak mirip sama sekali dengan lagunya. ada tiga segmen dalam tebak lagu itu yaitu lagu barat, daerah dan indonesia.
kami kembali dengan selamat kemarin sore. tadi pagi sudah harus berjibaku dengan kurikulum lagi. penerapan kurikulum untuk mahasiswa 2007 berjalan dengan cukup lancar sampai saat pendaftaran studi. yang bermasalah justru proses pendaftaran studi secara umum. dari tahun ke tahun masalah ini belum terselesaikan juga. harus ada prosedur standar untuknya. sama juga dengan perekrutan dan pelepasan dosen tidak tetap. jika masalah-masalah rutin semacam ini belum beres, bagaimana kami bisa berfikir tentang pengembangan? jum'at depan perubahan struktural akan diputuskan. katalog siap naik cetak.
sketsa-sketsa yang keras kepala

No comments:
Post a Comment