sketsa-sketsa yang keras kepala

2/23/2008

kau itu

dengan rintihan, sebuah dunia baru tercipta. pegang kudukku. tundukkan kepalamu. mari menjerang mata air. mari menggambar ngarai. mari memisah-misahkan awan.

dan tahu ada yang tak mau dikenang. ada yang hadir hanya untuk dicerap.

saat kau gugup dengan masa lalu dan tersengal-sengal dengan masa depan, ingatlah, sayang, bahwa kau...

adalah sungai yang deras.

No comments:

Post a Comment